Kemeriahan HUT Desa Langseb ke-318: Puncak Turnamen Sepak Bola dan Penyerahan Piala oleh Pemdes serta Perantau Berprestasi
Pada Rabu, 31 Desember 2025, Desa Langseb, sebuah kampung bersejarah di Kuningan, Jawa Barat, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-318 dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Desa yang didirikan pada tahun 1707 ini telah melalui perjalanan panjang sebagai saksi bisu perjuangan rakyat Nusantara, dari masa kolonial Belanda hingga era kemerdekaan. HUT kali ini tidak hanya menjadi momentum nostalgia, tetapi juga wadah regenerasi generasi muda melalui rangkaian kegiatan budaya, seni, dan olahraga. Puncaknya adalah Turnamen Sepak Bola Antarwarga yang mempertemukan semangat kompetitif dengan nilai persaudaraan.
**Penyerahan Piala dan Hadiah yang Menggetarkan Hati**
Puncak kemeriahan tiba saat upacara penyerahan piala dan hadiah di penghujung sore. Suasana lapangan semakin memanas ketika Kepala Desa Langseb naik ke panggung dengan trofi juara bergengsi di tangan. Dengan penuh kebanggaan, beliau menyerahkan piala utama kepada **Tim Jayieum Raya ** sebagai Juara 1, disertai hadiah dan sertifikat penghargaan. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema, mencerminkan kebahagiaan kolektif seluruh hadirin.
Tak kalah mengharukan, perwakilan perantau Desa Langseb turut menghangatkan acara. Yang paling dinantikan adalah kehadiran Dr. Tohana, MM, putra asli Desa Langseb yang kini sukses sebagai pengusaha dan pemimpin organisasi di Jakarta. Sebagai perantau berprestasi yang pernah merintis karir dari tanah kampung, Dr. Tohana dengan rendah hati naik panggung dan menyerahkan piala.
"Saya bangga melihat semangat Langseb yang tak pernah pudar, terutama kemenangan gemilang Tim Jayieum Raya. Turnamen ini mengingatkan saya pada masa kecil bermain bola di sawah desa. Mari kita jaga desa ini sebagai akar kita, sambil menaklukkan dunia," ujar Dr. Tohana sambil menyerahkan piala yang disambut standing ovation panjang.
Penyerahan ini bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan komitmen bersama untuk membangun Desa Langseb yang lebih maju. "Melalui olahraga, kita kenang 318 tahun perjalanan desa kita yang penuh liku, dari petani pejuang hingga perantau sukses seperti Dr. Tohana. Kemenangan Jayieum Raya menjadi inspirasi bagi kita semua," tambah perwakilan Pemdes dalam sambutannya.
**Penutupan Penuh Haru dan Harapan**
Acara ditutup dengan doa bersama dipimpin tokoh agama desa, diikuti ramah tamah dan pembagian doorprize. Ratusan warga berfoto bersama, berbagi cerita, dan menikmati hidangan khas Langseb seperti nasi liwet dan getuk goreng. HUT ke-318 ini sukses meninggalkan kesan mendalam: Desa Langseb bukan hanya tanah kelahiran, tapi juga panggung prestasi bagi warganya di mana pun berada.
Selamat HUT Desa Langseb ke-318! Mari kita pupuk semangat juang ini untuk masa depan yang lebih cerah.

Agus